Hari ini saya kesal. Entah karena mood saya sedang jelek atau kekurangan hura-hura. Planner itu lagi-lagi ngeyel dengan kata-katanya. S**t banget nggak sih rasanya setelah memperjuangkan merelease beberapa produk pada akhirnya produk itu juga tidak dijual ke pasaran dihari tersebut.
Ceritanya berawal dari sekelompok batch yang harusnya direlease di hari Senin. Karena deviasinya belum kelar, kita otomatis menunda pereleasan produk. Selasanya, sang planner meminta untuk mempercepat proses release dan disposisi deviasinya agar batch tersebut bisa direlease. Saya dengan jiwa koordinasi saya yang cukup tinggi ( ceileee, kayak yang bener aja, wakakak) mencoba mengkoordinasikan hal tersebut dengan pihak-pihak terkait. Alhasil keputusannya kami harus mempercepat disposisi yang seharusnya membutuhkan waktu beberapa hari untuk investigasi menjadi harus kami disposisi dihari tersebut.
Namun apa yang terjadi kemudian teman-teman?
Setelah kita dengan sekuat tenaga berusaha untuk merelease produk tersebut, jreng...jreng...,pagi Rabunya mereka mengkonfirmasi bahwa sistem sudah close sejak hari senin, lalu apa?, lalu apa yang mereka minta expedite2 kita lakukan di hari Selasa itu?,
Sumpah, ke depannya saya sepertinya tidak akan terlalu berminat peduli dengan pereleasan ini. Akan lebih baik diam, tidak mau tahu, calm. Apakah suatu produk bisa kita release atau tidak direlease, saya no comment. Saya hanya akan merelease sesuai dengan produk yang hari itu ready batch recordnya.
Dan...,akan lebih baik resign dan mencari pekerjaan baru yang lebih worthed daripada hanya sekedar diuber-uber seperti ini.
Waiting for your birth dedek....,mama harus siap-siap cari lahan cangkulan baru untuk hidup kita. Yang sekarang sudah sangat tidak bersahabat lagi.
Selamat datang ke dunia tidak peduli.
Selasa, 20 September 2016
Kamis, 04 Agustus 2016
Sekedar tempat bicara
Eyeliner saya numpuk pagi ini, penglihatan saya kurang bagus...
Ah...sebenarnya bukan itu yang mau saya tuliskan, hahahaaa
Sebenarnya ini..,
saya kesepian..., tau kah?
terlalu sepi rasanya ketika suami, seseorang yang paling dekat dengan kita, tidak bisa kita jadikan tempat bicara segala sesuatu. Saya bukan orang yang "wow", penuh dengan cerita keren, cerita berat yang membuat otaknya berpikir keras setiap saya ajak bicara. Saya kadang hanya ingin berbagi sesuatu yang ringan dengannya seperti menertawakan kegoblokan saya, menertawakan hari saya yang kacau, atau sekedar berbagi kekalutan saya karena tidak memiliki uang recehan, ngooook....
Tapi, respon apa yang saya dapatkan?. hanya ada tiga macam respon :
1. Diam sambil senyum-senyum
2. Beberapa detik setelah itu bergerak melihat handphone, menscroll timeline path yang menceritakan keseruan hidup orang lain, yap.., mungkin jauh lebih seru dari cerita hidup saya
3. Tiba-tiba mengomentari sesuatu diluar pembicaraan, contoh : kalau kondisinya saya sedang bersamanya dalam sebuah mobil "duuh, kok siaran radionya tidak bagus ya?" atau "eh, coba liat deh, lucu tuh yang dijual orang itu", kalau kondisinya sedang dipinggir jalan pake motor "bentar, kayaknya motor kita kesenggol deh". Ya, kira-kira begitulah...
Tau kah anda kebodohan apa yang telah saya lakukan, saya sudah menyadarinya sejak kita belum ada hubungan apa-apa. Tapi semua kebaikannya saya anggap saat itu bisa mengalahkan kelemahan ini.
Perlu teman-teman ketahui, suami saya adalah seorang yang sangat baik dan sangat perhatian sama saya. Beliau adalah seseorang yang bersedia kere hanya demi menikahi saya, membantu pekerjaan rumah tangga ketika saya hektik pagi-pagi, memasak dengan kualitas yang bisa dibilang keren untuk sebuah masakan laki-laki, Sejenis kategori suami idaman.
Tapi tak bisa dipungkiri teman-teman, ketika beliau bukanlah seseorang yang bisa kita ajak bicara, dunia kita akan sepi..., sepi sekali.
Bukan tidak pernah saya mengingatkan dengan kata-kata yang menurut saya sangat manis sekali, pernah, ataupun saya mengingatkan dengan menunjukkan kebete an saya atau sekedar menulis quote di socmed saya. Bukan intropeksi diri yang saya dapatkan darinya, tapi pertengkaran.
Learning yang dapat kita ambil adalah :
Jangan pernah menyepelekan suatu hal, jika anda adalah orang yang suka berdiskusi, jangan gegabah memilih pasangan yang tidak bisa anda jadikan lawan diskusi. Hidup anda akan kesepian. Sekedar baik saja tidak cukup. Anda tidak hanya membutuhkan seorang pahlawan dalam hidup anda, tapi anda butuh teman.
Cerita ini saya tulis bukan untuk menjelek-jelekan, lebih ke mengingatkan saya bahwa suatu hari saya pernah merasa sangat kesepian dan tidak ada orang yang tepat yang bisa saya ajak bicara.
Yuk sama-sama kita lihat, berapa lama saya bertahan..?
Ah...sebenarnya bukan itu yang mau saya tuliskan, hahahaaa
Sebenarnya ini..,
saya kesepian..., tau kah?
terlalu sepi rasanya ketika suami, seseorang yang paling dekat dengan kita, tidak bisa kita jadikan tempat bicara segala sesuatu. Saya bukan orang yang "wow", penuh dengan cerita keren, cerita berat yang membuat otaknya berpikir keras setiap saya ajak bicara. Saya kadang hanya ingin berbagi sesuatu yang ringan dengannya seperti menertawakan kegoblokan saya, menertawakan hari saya yang kacau, atau sekedar berbagi kekalutan saya karena tidak memiliki uang recehan, ngooook....
Tapi, respon apa yang saya dapatkan?. hanya ada tiga macam respon :
1. Diam sambil senyum-senyum
2. Beberapa detik setelah itu bergerak melihat handphone, menscroll timeline path yang menceritakan keseruan hidup orang lain, yap.., mungkin jauh lebih seru dari cerita hidup saya
3. Tiba-tiba mengomentari sesuatu diluar pembicaraan, contoh : kalau kondisinya saya sedang bersamanya dalam sebuah mobil "duuh, kok siaran radionya tidak bagus ya?" atau "eh, coba liat deh, lucu tuh yang dijual orang itu", kalau kondisinya sedang dipinggir jalan pake motor "bentar, kayaknya motor kita kesenggol deh". Ya, kira-kira begitulah...
Tau kah anda kebodohan apa yang telah saya lakukan, saya sudah menyadarinya sejak kita belum ada hubungan apa-apa. Tapi semua kebaikannya saya anggap saat itu bisa mengalahkan kelemahan ini.
Perlu teman-teman ketahui, suami saya adalah seorang yang sangat baik dan sangat perhatian sama saya. Beliau adalah seseorang yang bersedia kere hanya demi menikahi saya, membantu pekerjaan rumah tangga ketika saya hektik pagi-pagi, memasak dengan kualitas yang bisa dibilang keren untuk sebuah masakan laki-laki, Sejenis kategori suami idaman.
Tapi tak bisa dipungkiri teman-teman, ketika beliau bukanlah seseorang yang bisa kita ajak bicara, dunia kita akan sepi..., sepi sekali.
Bukan tidak pernah saya mengingatkan dengan kata-kata yang menurut saya sangat manis sekali, pernah, ataupun saya mengingatkan dengan menunjukkan kebete an saya atau sekedar menulis quote di socmed saya. Bukan intropeksi diri yang saya dapatkan darinya, tapi pertengkaran.
Learning yang dapat kita ambil adalah :
Jangan pernah menyepelekan suatu hal, jika anda adalah orang yang suka berdiskusi, jangan gegabah memilih pasangan yang tidak bisa anda jadikan lawan diskusi. Hidup anda akan kesepian. Sekedar baik saja tidak cukup. Anda tidak hanya membutuhkan seorang pahlawan dalam hidup anda, tapi anda butuh teman.
Cerita ini saya tulis bukan untuk menjelek-jelekan, lebih ke mengingatkan saya bahwa suatu hari saya pernah merasa sangat kesepian dan tidak ada orang yang tepat yang bisa saya ajak bicara.
Yuk sama-sama kita lihat, berapa lama saya bertahan..?
Minggu, 06 April 2014
Dia
Sudah lama saya tak menulis, entah mungkin memang terlalu sibuk atau sok sibuk, yang pasti blog ini mulai ada sarang laba-labanya.
Kali ini saya kembali, untuk sebuah hati yang lebih plong, dia..., tentang dia yang telah ada dihati sejak empat tahun silam.
Bukan salahnya jika memiliki yang lain saat ini. Bukan salahnya jika ada seseorang yang menjadi prioritas utama dan itu bukan saya.
Ini sakit, ya sangat sakit jika hati mulai mengingatkan kenangan yang bisa dikatakan cukup banyak itu. Yang menjadi masalah, kenapa sebegitu cepat, ya mungkin itu adalah sebagian perbedaan antara wanita dan pria. Disaat wanita bisa mencintai seseorang dalam diam, bisa mencintai seseorang dalam keadaan tidak memiliki dia sekalipun, tapi berbeda dengan pria, menurut mereka yang pasti dicintai adalah yang mereka miliki. Jika itu bukan milik mereka, dengan sangat rasional mereka mungkin menyepelekan perasaan cinta itu.
Ah tidak begitu juga, anggap saja dia mulai menyembuhkan lukanya.
Dan pada akhirnya, yang bisa saya lakukan adalah diam, dengan semua kehangatan chat mereka yang saya pantau tiap hari, ini luka...., namun tidak ada kekuatan untuk menyembuhkan atau disembuhkan.
Selasa, 07 Januari 2014
My dearest
Entah apa yang saya pikirkan malam ini, yang pasti saya hanya ingin menulis, sepertinya sebuah lirik lagu telah menginspirasi saya untuk menulis tulisan ini untuk kalian
"As we go on, we remember, all the times we had together, and as our lives change come whatever, we will still be, friends forever"
Yaap, itu adalah lirik chorus " Graduation" Vitamin C
Jika kita pikir-pikir, ternyata setiap masa meninggalkan kesan, setiap populasi baru menciptakan orang-orang tersayang baru.
SMPN 1 Pariaman, sebuah populasi yang mempertemukan saya dengan makhluk-makhluk tersayang berikut, Sisru, Febi, Irat and Desy. Sisru..., beliau adalah Harry Potter mania yang selalu siap sedia berburu "kacimuih" dan bakso bang Ed dengan saya. Febi, cewek yang saya rasa cukup dewasa dan saya segani, jauh sekali dengan kami (saya dan sisru) yang sangat kekanak-kanakan), lalu kemudian Irat, teman pertama yang tahu kalau saya jatuh cinta dengan seseorang di kelas kami, hahaha, dan terakhir adalah Desy, fans sheila on 7 sejati yang sekarang sudah mengakhiri masa lajangnya dengan pria yang sudah dipacarinya sejak SMA (ah, langgeng sekali).
Beranjak ke SMAN 1 Pariaman. Beberapa makhluk cantik berikut adalah orang-orang yang bergelantungan di ingatan saya jika saya teringat akan masa-masa SMA. Anita, wanita pintar dan selalu membuat saya envy ini adalah orang yang paling asik diajak ngobrol, tentang apa saja, mulai dari pelajaran, cowok milik bersama, drama korea, dan beliau adalah satu-satunya orang yang tahu bahwa seorang laki-laki pernah membawakan setangkai mawar merah di tasnya (hasil curian rumah tetangga) untuk saya, ah sok sweet sekali valentine waktu itu. Yang kedua adalah Revi, sijutek yang pada dasarnya baik. Yang ketiga adalah Kak Sri, cewek yang selalu bercerita punya affair dengan banyak cowok ini sepertinya sampai saat sekarang masih dalam perburuan mencari sosok pria pendamping hidupnya, ah bu Dosen, aku kangen. Dan yang ke Empat adalah Nora, apa sih yang tidak saya bagi dengan wanita satu ini, enak diajak cerita apa aja, dan yang pasti, dia adalah orang-orang out of the box yang menemani jalan saya hingga sampai di USU dan beliau terdampar di UI. Semangat kita itu ya..., sampai akhir.
Tiga tahun di SMAN 1 Pariaman, hasil bimbel yang tak benar, membuat saya terdampar di UNP, agak tidak rela tentunya, dan saya bertahan satu tahun disini dan menemukan wanita-wanita luar biasa ini, Monica, Elsa dan Ayi. Monica adalah sosok wanita yang saya akui, membawa saya menjadi makhluk seperti sekarang, yang bisa merangkai kata dengan benar, berbicara dengan srtuktur kalimat yang bagus, dan tidak hanya cengengesan. Monic adalah seorang yang sangat bersemangat untuk apapun yang ditujunya, dan tahukah kalian, sekarang nama beliau sudah ada M.Pd dibelakangnya ( benar gag ya gelarnya?). Lalu beralih pada Elsa, meski kami selalu dirumitkan dengan kisah cintanya, elsa adalah wanita yang tangguh, berjuang untuk keluarganya dan dirinya, begitu dewasa. Dan terakhir adalah Ayi, wanita berbadan besar ini, siapa yang menyangka kalau beliau manja?, namun penyayang, sangat penyayang, seretak-retak apapun persahabatan kami, saya tahu, kami tetap adalah puzzle-puzzle kehidupan penuh cerita yang akan beliau kenang seumur hidupnya.
Dan seperti engkau tahu, tak ada yang tak mungkin, saya dengan beban semester yang cukup tinggi, masih menyempatkan belajar untuk SPMB dan semua jerih payah itu mengantarkan saya menjadi seorang mahasiswa ditanah batak, USU. Tanah batak yang begitu keras, tetap saja memberikan putri-putri terbaiknya untuk mengisi kanvas kosong hidup saya. Dibandingkan dengan semua populasi yang saya punya, disini saya menemukan lebih. lapharms, enam farmasi, ada Iedha, Yuyun, Ecy, Damai, Meiva dan Ade. Mereka luar biasa, sangat luar biasa, dengan orang-orang ini saya menemukan persahabatan tak berbatas apapun, apakah itu kepintaran, harta, strata. Kami bukan makhluk-makhluk yang berasal dari latar belakang keluarga yang sama, namun semua keberagaman ini telah menyatukan kami. Iedha, saya berterima kasih dipertemukan Tuhan dengannya, kepribadiannya, rasa pedulinya, meski agak sedikit manja dan gila diskon, yang pasti dia ada untuk saya, untuk kami, sang ibu negara yang memiliki ATM berjalan. Yuyun, makhluk yang mengajarkan saya untuk tetap bersyukur disetiap keadaan, apapun itu beliau selalu tersenyum, dikamar kecil itu, satu kalinya saya menginap disana, yang ada saya hanya menangis teringat ketegarannya, jauh, jauh dibalik tangisan untuk seorang laki-laki yang meninggalkan saya pergi karena jodoh yang disiapkan orang tuanya untuknya. Nensi, beliau adalah gadis dewasa, saya masih ingat kerasnya hidup pernah membuat kita menangis bersama. Damai, meski selalu pamer gusi, terakhir saya temui, dia sudah lebih dewasa. Dengan uda barunya, dia melihatkan kepada saya, kalau dia adalah wanita. Lalu kemudian Meiva, dari semua kami, beliau adalah yang tertomboy, tapi apakah ada yang pernah menyangka, hatinya lembut sekali, disaat kau genting, berbicara dan memohon bantuanlah kepadanya, dan jika itu memungkinkan, dia akan membantumu, sebisa yang dia bisa. Dan terakhir adalah Ade, anak batak yang baru saja mengakhiri masa lajangnya, ada terlalu banyak hal bodoh yang pernah saya tertawakan bersamanya, dan tentu saja, dengan sanggulnya :p.
Ternyata cerita ini panjang juga ya teman, tapi tunggu, masih ada populasi terakhir yang belum saya sebutkan makhluk-makhluk luar biasanya, ITB, disini saya menemukan makhluk-makhluk luar biasa yang mengisi hari-hari saya, mereka adalah Nanang, Nurul, Uthe, Irene, Gita, Kiky, Yulia dan Diah. Nanang, sepenggal rahasia besarnya mungkin ada ditangan saya, dan tentu saja saya tidak berniat untuk membocorkan, karena, ya dia adalah sahabat, dia adalah satu-satunya cewek yang pernah menghabiskan salah satu malam pergantian tahun bersama saya, dan beliau, sejenis yang selalu available, meski akhir-akhir ini mulai tidak. Nurul, cewek padang yang selalu menemukan topik hangat untuk ditertawakan disaat bersama saya. Tapi ketahuilah, dibalik itu dia rapuh, serapuh dia pernah meneteskan air matanya disalah satu hari ulang tahun saya karena perbuatan cowok gag penting yang pernah singgah dihidupnya. Uthe, gadis batak yang siapa yang menyangka, dibalik logat bataknya yang keras, tersimpan kepedulian yang begitu besar, pinggang saya dan sekelumit ceritanya apalah artinya tanpa mba saya yang satu ini. Terima kasih, terima kasih untuk semuanya mba. Irene, hampir tidak ada cerita sedih dengan teman saya yang satu ini, tapi yang pasti tanpa beliau, apalah artinya ganesa. Lalu kemudian teh Gita, cewek yang benar-benar sekuat tenaga ikut berjuang membantu saya berdiri disaat pinggang saya sukses membuat tubuh saya seperti papan, dan lucunya, beliau lupa bahwa orang yang dibantunya berdiri, well, lebih besar darinya, eh setidaknya lebih berat, anyway, thanks teteh, hahaha. Lalu kemudian Kiky, dibalik kefatamorganaannya menemukan Kyuhyun Suju di tiap mimpinya, beliau adalah cewe kuat, berotot kekar dan baik, sangat baik sekali. Dibalik kecuek annya dengan kata " mo laa", sesungguhnya dia peduli. Dan kemudian Yulia, cewe kemayu yang satu ini, yang begitu sayang akan pacarnya, terus terang saya iri dengan sikap perhatiannya akan pacarnya, karena sesungguhnya, saya tipe cewek yang kurang peduli, ah..., sepertinya ini harus diubah. Dan terakhir adalah Diah, pencinta drama korea sejati yang siap disadap CD burningan downloadnya, ah..., kapan kita akan berbagi lagi.
Begitu banyak wanita, begitu banyak cinta bukan?, yaa, meski kalian jauh disana, atau mungkin dekat disini, tapi ketahuilah, kalian adalah orang-orang istimewa yang pernah mengisi puzzle hidup saya, menjadikan saya pribadi yang seperti sekarang.
Dan ini hanyalah cerita, cerita penggalan-penggalan penting tentang kalian yang berhasil saya ingat dan saya tuliskan. Semoga bisa untuk dikenang.
Akhir kata, semoga sepenggal kata dalam lirik nyanyi diatas ada untuk kita, "friends forever"
Sabtu, 16 November 2013
Cissy
Ada yang pernah mendengar kata-kata "Cissy"?, Jika anda berteman dengan saya di jejaring sosial seperti facebook atau twitter, anda akan menemukan lastname saya dengan kata cissy, Jika anda seorang penggemar Harry Potter, anda akan mengetahui Cissy adalah nama kecil dari seseorang yang bernama Narcissa black, istrinya Lucius Malfoy atau ibunya Draco Malfoy.
Yaap, jika anda menilik-nilik kembali, ada dua hal yang bersangkutan diantara itu.
Saya adalah penggemar Harry Potter, bisa dibilang dijaman-jaman SMA dahulu disaat buku-buku harry potter masih ditulis oleh J.K. Rowling, saya adalah orang yang ikut menantikan buku itu. Saya adalah orang yang berani membobol tabungan saking tidak sabarnya menunggu membeli Harry Potter 7 versi bahasa indonesia dan memilih membeli buku aslinya, ya itulah saya.
Dan pertanyaan anda semua sudah terjawab bukan, dari mana kata cissy itu berasal, benar, kata Cissy itu berasal dari cerita Harry Potter, dari nama kecil seorang istri pelahap maut, Narcissa Black.
Tapi tunggu, ada hal lain yang mungkin akan menjadi pertanyaan anda, terutama bagi anda yang merupakan fanatik harry potter, kenapa saya harus memilih kata "Cissy", kenapa harus nama kecil Narcissa black?, yang notabenenya adalah istri dari seorang pelahap maut, ibu dari seorang anak yang sangat dibenci oleh Harry.
Saya memilih nama itu dengan sangat banyak pertimbangan, mungkin anda yang bukan penggemar cerita Harry Potter tidak akan tahu cerita detail ini, namun bagi anda yang merupakan penggemar, cerita ini sangat terngiang-ngiang di ingatan anda.
Ingatkah anda siapa yang pura-pura mengatakan Harry mati setelah menerima kutukan Avada Kedavra dari Voldemort?, ya, dia adalah Narcissa Black, ditengah begitu pentingnya kematian seorang Harry bagi voldemort dan semua pelahap maut, dia berbohong, karena sebenarnya Harry masih hidup, hawa hangat tubuhnya masih terasa. Waktu itu dia sangat berpikir keras, apa yang harus dilakukannya, dia terperangkap didalam segerombolan pelahap maut, diutus menjadi seseorang yang membuktikan kematian harry, tapi ada satu hal penting daripada kemenangan Voldemort yang dia pikirkan, anaknya, ya Draco Malfoy, dia tidak tahu keberadaan anaknya, dia tidak tahu saat itu apakah anaknya sudah mati atau tewas, dia tidak tahu apakah anaknya sudah menjadi korban tongkat sihir seseorang atau belum.
Ditengah ketidakkonsentrasian tersebut, dia diutus untuk memastikan Harry masih hidup atau sudah mati, dan tahukah anda?, meski beliau tidak terlalu konsentrasi memastikan kondisi tubuh Harry, dia tahu, Harry belum mati, Harry masih hidup, dan yang dilakukannya adalah, dia berbohong kepada Voldemort, dia mengatakan dengan lantang bahwa Harry sudah mati.
Sebegitu beraninya seorang Narcissa, seorang istri pelahap maut memberanikan diri membohongi tuan besarnya, dan apakah anda tahu penyebabnya?, yap, yang pasti bukan karena dia sayang atau merasa iba pada Harry, tapi itu karena naluri seorang ibu, seorang ibu yang ingin memastikan anaknya baik-baik saja, seorang ibu yang disaat genting seperti itu hanya ingin memastikan anaknya masih hidup dan beliau bisa memeluknya kembali, meski dia tahu dia akan menerima kutukan yang tak termaafkan dari Voldemort karena kebohongannya, dia memilih jalan itu, demi seorang anak, demi buah hatinya. Jika beliau jujur Harry masih hidup, pertempuran akan kembali bergolak dan anaknya pasti akan tewas dipertempuran itu. Namun apabila dia berbohong dengan Harry telah mati, Voldemort akan merayakan kemenangannya. Semua orang akan berkumpul di halaman sekolah tersebut dan menyaksikan kemenangan "Dia yang Namanya Tak Boleh Disebut". Kondisi itulah yang dinantikan oleh Narcissa, disaat orang mengatakan semua sudah berakhir, dia bisa beranjak dari tempat itu untuk mencari anaknya, memastikan anaknya masih hidup. Begitulah, begitulah cerita kecil kasih sayang seorang ibu yang begitu menyayangi anaknya, dan anda mungkin hampir tidak sadar bukan akan cerita kecil ini?, akan pesan moral ini?, kebetulan saya menangkapnya.
Dan ini bukan hanya satu kali, apakah anda ingat "Sumpah Tak Terlanggar"?. Itu adalah sumpah yang diucapkan oleh Narcissa dengan Severus Snape. Sumpah itu adalah sumpah yang diucapkan dan diminta Narcissa kepada Snape agar beliau melindungi anaknya selama beliau mengemban tugas menjadi pelahap maut, yaaah, sebuah tugas yang tidak seharusnya diberikan oleh Voldemort kepada anak di bawah umur, tapi apa daya Narcissa, siapakah dia yang bisa membantah keinginan tuan besarnya?, suaminya saja mendukung, bagaimana dia bisa membantah?, meski dia memohon agar Voldemort tidak memilih anaknya untuk tugas itu, dia tidak akan mendapatkan hasil apa-apa, dan malahan akan sangat mungkin malah nyawanya yang diambil oleh Voldemort. Oleh karena itu, dia memberanikan diri meminta bantuan kepada seseorang agar menjaga anaknya, agar membantu semua tugas yang diembankan Voldemort kepada anaknya, dan sumpah itu pun meminta agar Snape sampai rela melepaskan nyawanya demi melindungi Draco, anaknya Narcissa.
Sudah jelas teman-teman kenapa saya memilih nama kecil itu?. Saya telah tersentuh dengan profil keibuan seorang Narcissa, walaupun semua orang tahu bahwa dia adalah tokoh antagonis dalam sebuah serial Harry Potter tapi saya memutuskan menjadi fansnya, saya sangat tersentuh dengan sikap keibuannya yang tersirat disampaikan oleh tante J.K.
Begitulah Harry Potter teman-teman. Dia bukan hanya sekedar cerita, tapi sangat banyak pesan moral tersirat yang tersimpan didalamnya, dan jika kau membacanya dengan detail dan mengikutsertakan semua perasaanmu di dalamnya, kau mendapatkan sesuatu. Sesuatu yang kau dapatkan seperti aku mendapatkannya.
Dan sekarang semua orang tahu, bahwa ceritanya telah berakhir, namun tidak dihati saya, Harry Potter adalah serial hidup yang mengantarkan saya hingga menjadi pribadi seperti sekarang, saya mencintai ceritanya, saya mengagumkan penulisnya dan saya dengan sepenuh hati mengatakan "Saya fansnya"
Kamis, 31 Oktober 2013
Jumat, 25 Oktober 2013
Pak Bos
Cerita pagi ini adalah tentang pak bos. Setelah bekerja di dua perusahaan maka saya fix pernah punya 3 pak bos sampai detik ini, nah topik cerita kita kali ini adalah mengupas habis tentang pak bos.
Pak bos saya di perusahaan sebelumnya ada dua. Satu bernama pak Lutfi, saya mereport langsung ke beliau, dan yang kedua adalah pak Yodi. Sedangkan diperusahaan yang sekarang, saya hanya memiliki satu pak bos, namanya Pak Ari, kalaupun ada pak bos diatasnya pak Ari itu adalah om justin, manusia luar sana yang mengaku sebagai kakek bos saya (makhluk GSK site non indonesia)
Pak Lutfi adalah bapak yang baik, jika ingin menjelaskan suatu hal beliau sangat detail sekali, tidak ada kata scatter dalam obrolannya, beliau cukup kebapakan dan cukup bisa mengendalikan tingkah saya yang anak-anak ini. Pernah disuatu ketika saya dalam perjalanan cukup jauh bersama dengannya, ternyata orangnya asik, mudah diajak ngobrol, berjiwa muda dan easy going. Namun ada sedikit kekurangan beliau, beliau terlalu formal kepada bawahan, apapun yang saya lakukan ataupun obrolkan, responsenya memperlihatkan bahwa ada gap diantara kami, dia atasan dan saya bawahan, dan kebetulan saya tidak suka situasi seperti ini.
Yang kedua adalah pak Yodi. Pak Yodi adalah seorang atasan sekaligus seorang bapak bagi saya. Meskipun beliau tidak sedetail pak Lutfi dalam menjelaskan suatu hal tapi kemauan beliau untuk membuat saya mengerti akan suatu hal sangat besar. Beliau mengajarkan saya dari hal kecil sampai hal yang rumit. Beliau adalah atasan saya yang sangat peduli dengan penyakit saya, selalu menanyakan perkembangannya, selalu perhatikan saya jika cara berjalan saya agak berbeda dan meminta saya istirahat jika perlu. Ada beberapa hal yang membuat saya bertambah yakin kalau beliau adalah bapak yang baik, disaat kami jalan-jalan ke Jogja dan kaki saya sakit, beliau bersedia menemani saya dengan berjalan lebih lambat, tidak meninggalkan. Dan hal yang paling menyenangkan yang saya rasakan adalah sewaktu dia pulang dari China, saya dibawakan gelang, dan gelangnya cantik teman-teman. Sampai saat ini, gelang itu masih ada dan saya kenakan. Walaupun beliau jauh, dengan melihat gelang ini saya merasa dimanapun saya berada, ada seorang bapak yang peduli dengan saya yang membuat saya termotivasi untuk berobat lebih baik, lebih bersahabat dengan pinggang saya dan lebih peduli. Intinya, bapak ini baik sekali. Andai dia mempunyai versi lain dan itu versi lebih muda, belum married, saya siap mengejarnya, hahaahaahaaa. Bapaak, aku fans beratmu
Bapak yang ketiga adalah pak Ari. Bapak ini cukup pendiam, tidak terlalu rame, cukup serius namun diwaktu tertentu ikut bercanda juga dan itu lucu sekali, bapak ini sering memperlihatkan tampang menderita saking beratnya bebannya memindahkan beberapa produk dari perusahaan saya ke perusahaan third party. Pak Ari adalah pak bos yang mengayomi, dia tidak pernah mempersalahkan saya jika saya melakukan kesalahan, beliau menjelaskan dan membuat orang mengerti agar jangan memarahi saya. Sewaktu kami dalam perjalanan ke MSC, saya bercerita banyak dengannya, topik pembicaraan kami banyak sekali, mulai dari cerita tentang ketidakjelasan lagu-lagu indonesia jaman sekarang hingga ke gosip-gosip berat internal perusahaan. Saya yang awalnya berpikiran itu akan menjadi awkward moment saking pendiamnya bapak itu malah menjadi jauh dari dugaan saya, dia simple, tidak menuntut harus selalu dihargai sebagai atasan, dan menerima cerita-cerita gag penting cewek-cewek seumuran saya dan bersedia ngakak jika hal itu memang pantas untuk kami tertawakan. Kesimpulan hingga detik ini, kami sangat kompak pemirsah. Saya tidak menjamin hal ini akan selalu berlanjut seperti ini tapi yang pasti sampai detik ini saya enjoy menjadi anak buahnya.
Sekian cerita saya tentang pak bos-pak bos keren saya. Mereka adalah makhluk-makhluk Tuhan yang keren yang dititah untuk membimbing saya. Saya sangat appreciate dengan mereka. Bagaimana dengan pak bos atau bu bos anda?
Rabu, 23 Oktober 2013
Tearsdrop in the Rain
No one ever sees, no one feels the pain
Tears-drops in the rain
I wish upon the star, I wonder where you are
I wish you're coming back to me again
And everything's the same like it used to be
I see the days go by and still I wonder why
I wonder why it has to be this way
Why can't I have you here just like it used to be
I don't know which way to choose
How can I find a way to go on
I don't know if I can go on without you
Even if my heart's still beating just for you
I really know you are not feeling like I do
And even if the sun is shining over me
How come I still freeze?
No one ever sees, no one feels te pain
Tears-drops in the rain
Selasa, 22 Oktober 2013
Terkadang
Terkadang kau butuh tersenyum,lebih karena untuk menghibur dirimu sendiri dibandingkan menghibur orang lain
Terkadang kau diminta untuk bertahan, lebih karena kau kuat daripada kau diyakini orang-orang sebagai makhluk yg tangguh
Terkadang kau perlu memaki seseorang, lebih karena dia pantas untuk dimaki daripada hanya untuk meluapkan emosimu
Terkadang kau harus percaya kau bisa, lebih bukan karena kau tak sanggup namun karena orang-orang disekitarmu tau kau bukan makhluk yang lemah
Terkadang kau harus berusaha melupakan, lebih bukan karena itu adalah hal menyakitkan namun karena kau memiliki masa depan yang harus kau tata
Terkadang kau harus percaya kekuatan cinta, lebih bukan karena kau pernah dicintai namun karena ada seseorang yang pernah berjuang sekuat tenaga demi cintanya untukmu
Dan terkadang yang perlu kau lakukan hanya menangis, lebih bukan karena kau cengeng tapi karena kau harus membuang kesedihan itu dan yakin semua masalah itu akan berlalu dan kau bisa tersenyum
Senin, 21 Oktober 2013
Keluarga
Setelah sekian lama nggak aktif nulis, akhirnya hari ini saya memutuskan untuk memulai menulis lagi teman, dan kau tahu, sudah sangat lama sekali, yaaap lama sekali, sejak terakhir meninggalkan bangku kuliah itu.
Banyak hal yang telah terjadi teman selama beberapa tahun ini, dimulai dari akhirnya saya mendapatkan pekerjaan, bekerja disebuah industri farmasi di bandung dengan segala perjuangan saya untuk bertahan disana saking tidak serunya dan akhirnya saya memutuskan kabur dan sekarang saya disini, diperusahaan yang sama dengan perusahaan tempat saya PKPA dulu.
GSK, ya itulah nama perusahaannya, perusahaan asing yang di dalamnya siapa yang tau, saya menemukan keluarga yang hangat teman, orang-orang yang begitu peduli, orang-orang yang tidak menganggap apapun jabatannya sekarang, itu adalah patokan bagaimana dia diperlakukan, yaaaap, seperti yang pernah kalian rasakan jika bekerja diperusahaan lokal.
Disini saya enjoy sekali teman, saya menemukan lingkungan yang bisa dikatakan seperti keluarga, saya diterima dan saya dihargai, jika kalian tahu,itu adalah lebih dari cukup sebagai tempat recommended untuk sebuah lingkungan yang kita kunjungi tiap hari.
Dan beberapa hari yang lalu, saya telah bertambah tua setahun teman, 23, umur yang tidak bisa dikategorikan masih muda lagi namun tetap lebih bisa ngeles muda jika dibandingkan dengan umur teman-teman saya. Diumur yang sekarang, ada banyak orang yang memberi selamat, banyak orang yang mendoakan masa depan saya, dan ada segelintir orang yang berharap saya akan tetap jadi yang terbaik bagi mereka, anak terbaik, sahabat terbaik, saudara terbaik, teman terbaik dan mungkin seorang laki-laki yang menjadi atasan saya berharap, saya menjadi bawahan terbaik baginya dan lebih mungkin lagi ada seorang pria disana yang berharap saya menjadi calon istri terbaik baginya,hahahaaa.
Dan kalian tahu, saya mendapatkan sebuah pesta ultah surprise di kantor ini, seneeeeeng banget, terima kasih, inilah keluarga dadakan yang saya punya dengan segala kekerenannya.
Apakah saya akan bertahan lama dengan keluarga baru ini?, who knows, tapi saya ingin, semoga.
Dan foto diatas adalah salah satu evidence yang bisa saya banggakan.
Rabu, 25 April 2012
Kelulusan
Tak mungkin ada yang menyangka malam ini air mata cha jatuh lagi. Dan yang mungkin dipertanyakan kenapa harus tangisan sedih lagi??
Hari ini bukan hari biasa. Yudisium yang tepatnya berlangsung pukul 15.00 WIB sore ini secara resmi memutuskan nama belakang cha di tambah, Annisa, S. Farm., Apt. Semua perasaan bercampur aduk, antara senang, tertegun, tak percaya dan sedih dengan sebagian teman-teman yang belum diberi kelulusan di ujian kali ini.
Dengan segala sesuatu tentang diatas, kalian tahu teman-teman, cha bahagia banget. Mungkin tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
Hari ini bukan hari biasa. Yudisium yang tepatnya berlangsung pukul 15.00 WIB sore ini secara resmi memutuskan nama belakang cha di tambah, Annisa, S. Farm., Apt. Semua perasaan bercampur aduk, antara senang, tertegun, tak percaya dan sedih dengan sebagian teman-teman yang belum diberi kelulusan di ujian kali ini.
Dengan segala sesuatu tentang diatas, kalian tahu teman-teman, cha bahagia banget. Mungkin tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
Selasa, 24 April 2012
25 April 2012
Mungkin bagi banyak orang, apa siy?? or ada apa emang tanggal 25 April 2012...
Yaaaa......,bagi banyak orang mungkin gak penting or gak ada event2 apa kali ya.... Tapi jangan ditanya 25 April itu artinya apa bagi mahasiswa apoteker ITB Maret 2011/2012...
Tanggal di releasenya kelulusan tahap 3 preeeeeen *perutgwlangsungmules
cukup...cukup sudah tentang ujian
Selain event diatas, tanggal ne juga merupakan tanggal penting euy buat seseorang, siapa lagi kalau bukan pacar gw, Afrilino Rozy....
Ngemeng-ngemeng tentang ulang tahun pacar, ada banyak kemungkinan hadiah yang ingin gw berikan awalnyaaa.....,tapi akhirnya teman-teman tau apa jadinya?????,diluar dugaan teman-teman, mengecewakan, berikut ceritanya.
Awalnya, di November 2011 gw mendengar event konser Dream Teater di Indonesia. Whuaaaa...,ini band favorite beliau euy, lagian ini juga bukan sembarang band. Band beraliran rock metal nomor wahid di dunia ini bersedia memasukkan Indonesia sebagai salah satu negara yang akan dikunjunginya di tour konsernya keliling dunia tahun ini. Alhasil, ini penampilan perdananya di Indonesia. Bayangkan teman-teman, wajah para rocker ketika mendengar berita ini.
Upzzz, jadi kemana-mana kan, kembali ke ulang tahun.
Berhubung ini akan sangat spesial sekali, dengan isengnya gw berfikir untuk memberikan tiket konser Dream Theater (selanjutnya kita sebut DT) sebagai kado ulang tahun beliau, meski agak prematur siy sebenernya (konsernya kan tanggal 21 April 2012). Gw pun nanya sana sini, siapa kira-kira yang bakal beli tiket DT, mulai dari Ridho, teman beliau yang berdomisili di Jakarta, Devid (teman SMA yang sekarang menjabat polisi di Jakarta, serentetan temen cowok gw yang berada di Jakarta dan terakhir beberapa cewek yang sepertinya berprobability 0 % untuk ikut konser DT. Maklum aja teman, ini kan bukan konser "Suju" yang banyak tenageers or cewek2 geje pasti menghadiri. Namun semua usaha itu sia-sia, tak ada yang bisa gw titipin buat beli tiket euy.
Malamnya mulai searching-searching gak jelas liat announcement tentang tuw konser. DT muw konser 21 April 2012. Paz banget tanggal nya, deketan ma hari ulang tahun si pacar. Cari-cari info lagi, dapet event organizer yang ngurusin tiketnya DT, @ticketonfire. Gw follow deee..., dan gw baca semua twit-annya. Dan tau kah apa yang gw baca dari threat-an reply-nya?, jreng jreng jreng "tiket presale untuk student (alias tiket termurah versi dy, versi gw mahal kalee) seharga Rp. 400.000 terjual habis dalam presale beberapa hari sebelum gw searching". Lo tau kan betapa gemesnya gw???????. Gw harus merogoh kocek berapa donk buat dapetin tuw tiket lagi, mana gak ada lagi yang normal harganya. Semua abnormal.
Bete dan gw melanjutkan dengan kebiasaan buruk menguntit fb beberapa orang. Dan gw nemuin sesuatu, eh seseorang maksudnya. Mas Hepy (staff QC GSK) yang vokalis band aliran rock gitu teman2. Mulai dee gw chatting geje sama dy, loby punya loby, niat hati muw nitip dibeliin tiket eh ternyata dy udah beli. Gw hopeless. Pupus sudah harapan gw.
Cerita berlanjut dengan kesibukan Ujian Apoteker tersusah se-Indonesia (kaaan, gw mules lagi)
Ide tentang kado terkubur sudah selama ujian Apoteker. Sehari setelah ujian selesai, gw pun tersadar, sekarang udah tanggal berapa..., Kado cha KADO. Pikir semalaman, gak dapet ilham. Tanya ridho temen dy,jadi dapet tiket DT or gak, eh dy pun gak kebagian. Baguslaaah..... gak ada yang bakal manas-manasin si pacar,hahahahhaa...
Tepat pagi hari paz bangun tidur, gw ingat sesuatu, apa gw beliin ukulele aja kali ya???,low gitar mahal preen. Kali muw beliin gitar buat dia, gw amat gak niat beliin yang plain (biasa), tapi gitar listrik. Lo tau kan harganya berapa??. Paz gw kerja nanti (tepatnya paz kantong gw lumayan tebal deh gw beliin), tapi sekarang cukup ukulele ya Afriliano. Tabungan tipizz, hehehe.
Gw pun searching nama toko musik yang bercokol di bumi Bandung ne. Mulai dari Toko Nada, Tiga negeri n beberapa toko kecil lainnya. Lo tw gak apa yang gw temuin???, TAK SATUPUN YANG JUAL UKULELE... hufffft.....Sementara gitar listrik berserakan di tokonya. Andai tabungan gw saldonya berawal 2 digit...,oooooohhhhh....
Tak ada rotan, akar pun jadi. Pikir dan pikir lagi, gw beralih ke stick drum. Berhubung gw pernah ngimpi pacar gw versi maen drum gitu. Agak kereeeen euy perasaan dalam mimpi...,gubrakk. Tapi setelah pikiran gw kembali ke alam sadar. Itu ide yang kurang rasional teman. Wong dy blum punya drum masa gw beliin stick??. Nyuruh dy sering2 ngerental??,mending dy tabungin duitnya buat nikahan ma gw, hahahahaha.
Dan gw pun makin galau. Hari truz berlalu sementara si kado belum juga gw putusin. Akhirnya gw putusin jalan2 ke mall liat-liat pa da inspirasi kececer ato gak, eee ujung-ujungnya gw terdampar di Kappa store. Dan apa yang terjadi akhirnya teman-teman??, setelah perjuangan panjang mencari kado ternyata berakhir pada sebuah "sepatu". But its nice for him (moga aja dy suka). Moga aja dy suka....
Sekian cerita tentang kadonya. Gw akhirnya paketin tu sepatu bersama sebuah kartu ucapan yang gw design sendiri. Cantik pastinya. Dan sebuah botol dengan 72 gulungan kertas di dalamnya. Ayo tebak apa isi gulungannya??. Check it out di posting selanjutnya ya teman.....
Sabtu, 05 November 2011
Code Blue Season 2
Dorama adalah sebutan khas untuk drama bagi orang jepang. Dorama tidak berbeda dengan drama-drama lain,hanya sebuah drama, bukan suatu kebenaran tetapi hanya alur yang disusun sedemikian rupa.
Ini untuk kedua kalinya aku menulis tentang dorama. Setelah proposal daisakusen meminta ku untuk mengalokasikan tempat khusus dihatiku untuk menyukainya, untuk kedua kalinya aku harus mempertimbangkan hal itu lagi. Code blue season 2, dia adalah alasan ku
Kamis, 20 Oktober 2011
Ulang tahun 22 ku
Sabtu sore disaat saya sedang begitu serius membaca sebuah novel, handphone saya bergetar satu kali. Ya...,itu pertanda datangnya sebuah sms. Saya membukanya, dan dilayar hp saya tertulis sebuah pesan dari ibu kost saya "annisa ada paket", pernyataan yang singkat tetapi membuat rasa penasaran saya jadi begitu tinggi. Saya berpikir, tidakkah ibu itu salah sms?, sekarang bukan lebaran idul fitri maupun idul adha, tak akan mungkin ada suatu event yang membuat orang tua saya mengirimkan sepaket rendang daging ke kota tempat saya kuliah ini.
Untuk menjawab rasa ingin tahu saya, saya mulai memakai cardigan ungu saya, jilbab bulet yang lebih akrab disebut seseorang di Medan sana dengan sebutan "jilbab pesonk", dan celana training biru, saya bergegas ke rumah ibu kost saya.
Sekali dua kali mengetuk pintu ibu kost nya menjawab dari dalam "ya..sebentar". Setelah mengetahui ternyata saya yang datang, ibu itu langsung menceritakan bahwa ada paket yang datang untuk saya, tapi ibu itu tidak begitu yakin paket ini benar-benar untuk saya, berhubung di seluruh rumah kost milik ibu tersebut terdapat tiga Annisa (sangat menyebalkan ya, punya nama pasaran). Namun ibu itu tidak ambil pusing, dia menelpon Annisa dengan nomor hp seperti yang tertera pada bungkusan paket tersebut, ternyata memang nomor hp saya, oh ternyata benar. Dan setelah saya selidik punya selidik, paket yang ternyata sebuah kado itu datang dari Medan, dengan nama pengirim Rozi Afrilino. Kalau seperti ini, saya tidak akan meragukan kado ini untuk siapa, siapa lagi yang akan dikirimkan kado oleh seorang "Rozy afrilino" ya gak?, yang notabenenya makhluk yang ber-enganged ria dengan saya di facebook, wkakakakak....
Waah...kertas kadonya cantik euy...Alhamdulillah ya, sesuatu banget. Dengan langkah seribu, saya membawa kado tersebut ke kost an. Saya mulai berpikir, ada event penting apa sehingga "Rozi Afrilino" mengirim kado kepada saya. Setelah saya konfirmasi ke orangnya ternyata itu kado prematur teman-teman. Sebenarnya kado itu adalah hadiah ulang tahun 22 saya, yang jatuh tanggal 17 Oktober, karena ada kesalahan dalam administrasi pengiriman, kado tersebut sampai sebelum waktunya, tanggal 15 oktober, namun atas persetujuan dari yang mengirimkan saya diperbolehkan membukanya hari ini. Dan isinya ternyata......................
Untuk menjawab rasa ingin tahu saya, saya mulai memakai cardigan ungu saya, jilbab bulet yang lebih akrab disebut seseorang di Medan sana dengan sebutan "jilbab pesonk", dan celana training biru, saya bergegas ke rumah ibu kost saya.
Sekali dua kali mengetuk pintu ibu kost nya menjawab dari dalam "ya..sebentar". Setelah mengetahui ternyata saya yang datang, ibu itu langsung menceritakan bahwa ada paket yang datang untuk saya, tapi ibu itu tidak begitu yakin paket ini benar-benar untuk saya, berhubung di seluruh rumah kost milik ibu tersebut terdapat tiga Annisa (sangat menyebalkan ya, punya nama pasaran). Namun ibu itu tidak ambil pusing, dia menelpon Annisa dengan nomor hp seperti yang tertera pada bungkusan paket tersebut, ternyata memang nomor hp saya, oh ternyata benar. Dan setelah saya selidik punya selidik, paket yang ternyata sebuah kado itu datang dari Medan, dengan nama pengirim Rozi Afrilino. Kalau seperti ini, saya tidak akan meragukan kado ini untuk siapa, siapa lagi yang akan dikirimkan kado oleh seorang "Rozy afrilino" ya gak?, yang notabenenya makhluk yang ber-enganged ria dengan saya di facebook, wkakakakak....
Waah...kertas kadonya cantik euy...Alhamdulillah ya, sesuatu banget. Dengan langkah seribu, saya membawa kado tersebut ke kost an. Saya mulai berpikir, ada event penting apa sehingga "Rozi Afrilino" mengirim kado kepada saya. Setelah saya konfirmasi ke orangnya ternyata itu kado prematur teman-teman. Sebenarnya kado itu adalah hadiah ulang tahun 22 saya, yang jatuh tanggal 17 Oktober, karena ada kesalahan dalam administrasi pengiriman, kado tersebut sampai sebelum waktunya, tanggal 15 oktober, namun atas persetujuan dari yang mengirimkan saya diperbolehkan membukanya hari ini. Dan isinya ternyata......................
Pertama saya membuka kado tersebut, saya deg - deg an sekali teman-teman. Maklum dari "si kauand". Dan setelah saya mengangkatnya dari dalam dus kado itu, ternyata sebuah rumah pohon, rumah pohon yang sangat mungil, cantik dan imut. Rumah pohon dengan tiga beranda yang dimilikinya, dua di depan dan satu dibelakang, walaupun hanya terdiri dari ranting kayu dan bambu namun saat kita hidupkan lampu di dalamnya ternyata cantik sekali teman. Rumah....,wanita mana yang tak akan sedih dan tersentuh hatinya jika menerima sebuah rumah, walaupun itu cuma miniatur dan tak akan jadi kenyataan, tidak kah dirimu melihat kesan keseriusan seseorang yang memberikannya kepada kita. Jujur, saya ingin menangis sewaktu memandangnya. Terima kasih buat si pengirim kado, tak ada yang salah dengan kadomu, jika dia prematur itu tidak akan mengubah keadaan kalau kado itu adalah spesial dan sekarang menjadi teman tidur ku di malam hari.
Terima kasih....
Dan di tanggal 17 Oktober nya, hari ulang tahun saya, pagi hari berjalan dengan sangat biasa. Walaupun malamnya agak kurang tidur karena di telfon "si pemberi rumah pohon", paginya benar-benar teman, sangat biasa sekali. Saya pergi kuliah, disambut dengan kuliah lagi, kuliah lagi dan paz pulang nya pun pulang dengan biasa saja. Tidakkah mereka yang saya kenal dan begitu dekat dengan saya ingat tanggal berapa sekarang?, saya kecewa...,benar-benar kecewa.
Namun disaat saya sibuk membalas wall dari semua penggemar saya di fb (gubrak), saya dikejutkan dengan kedatangan kiki dan ndut ke kost an. Mereka mengatakan mau numpang sholat. Pertanyaan besar dalam kepala saya "kok bisa numpang sholat, nyampe di kost an saya yang amat sangat terbenam dalam labirin gang tikus dago ini?". Namun apa yang terjadi teman2?. Delapan orang gadis-gadis cantik tapi tak melebihi kecantikan saya, datang membawa kue. Oh....tidaaaaak...,so sweet....,Harvest lho....Huuuuuaaaaa....,ampun....,seneng banget dee rasanya. Kue yang sangat cantik, dengan hiasan buah-buahan diatasnya. Ternyata mereka memang mengerjai saya, pagi dan siangnya seperti melupakan tapi sorenya, ada suprise yang jujur, sangat mewarnai 17 oktober di 22 tahun saya.
Dan ini kuenya.....

Cantikkan teman-teman.....
Kepada mereka yang memberi suatu yang spesial di ulang tahun saya. Dari hati yang paling dalam saya ucapkan "terima kasih". Terima kasih untuk rumah pohonnya, terima kasih untuk kuenya, dan terima kasih telah membuat ulang tahun ke 22 saya begitu berkesan. Mungkin di ulang tahun yang selanjutnya, saya tidak akan bisa merayakan nya dengan 10 ganesha lagi, tapi saya akan selalu ingat, ada moment dalam salah satu 17 oktober kesayangan saya, kalian tamu terhebatnya. Luphu all.....
Kepada mereka yang memberi suatu yang spesial di ulang tahun saya. Dari hati yang paling dalam saya ucapkan "terima kasih". Terima kasih untuk rumah pohonnya, terima kasih untuk kuenya, dan terima kasih telah membuat ulang tahun ke 22 saya begitu berkesan. Mungkin di ulang tahun yang selanjutnya, saya tidak akan bisa merayakan nya dengan 10 ganesha lagi, tapi saya akan selalu ingat, ada moment dalam salah satu 17 oktober kesayangan saya, kalian tamu terhebatnya. Luphu all.....
Sabtu, 15 Oktober 2011
"I know..."
Aku tahu kau bukan cowok yang romantis yang dapat melukis seperti Jack Dawson dalam Titanic, maka itu aku tidak pernah minta kau melukis wajah ku dengan indah, paling tidak saat aku memintamu menggambar wajahku , gambarlah, meskipun hasil akhirnya akan seperti Jayko adik perempuan Giant dalam film Doraemon, tapi aku tahu, kau telah berusaha.
Aku sebenarnya tau bahwa kau bukan peramal seperti Dedi Corbuzier yang dapat menebak isi pikiranku atau apa yang aku inginkan saat aku hanya terdiam dan memasang wajah bosan, tapi saat itu aku hanya ingin tau, sesabar apakah engkau menghadapiku jika aku sedang sangat menyebalkan seperti itu, aku tidak memintamu mampu menebak keinginanku, setidaknya bersabarlah padaku dengan terus bertanya “tu baa ndak e di icha kini?”
Aku sebenarnya tau bahwa engkau bukanlah penyair sekaliber Kahlil Gibran atau yang mampu menceritakan kisah romantis seperti Shakespear, maka itu aku pun tidak memintamu mengirimi kami puisi cinta berisi kalimat angan-angan nan indah setiap hari atau setiap minggu, tapi setidaknya mengertilah bahwa setelah menonton film korea yang amat romantis itu, kami sangat berandai-andai kekasihku dapat melakukan yang sama, meskipun isi puisi tersebut tidak sebagus kahlil Gibran, aku akan sangat senang –sungguh- jika kalian mengirimkannya dengan tulus dan niat. (bahkan meskipun ujungnya terdapat “hehe, aneh ya?”, aku akan benar-benar melayang, lelakiku)
Aku sebenarnya tau bahwa engkau tidaklah setampan Daniel Radcliffe, tapi tolong mengertilah itu sama sekali bukan masalah bagiku, saat aku memuja-muja pemuda seperti itu, itulah pujian dan pujaan, tapi hatiku sungguhnya telah terikat olehmu, lelakiku. Mungkin saat itu aku hanya ingin tau apa pendapatmu jika aku jatuh cinta pada orang lain, semacam mengukur tingkat kecemburuanmu.
Aku sebenarnya tau bahwa engkau tidaklah semenakjubkan John Nash atau sebrillian Isaac Newton, namun aku sebenarnya sangat menghargai bantuan kecil darimu meskipun hanya membantu mencarikan artikel dari internet, aku ingin menunjukkan padamu bahwa engkau lebih aku percayakan daripada Newton atau Galileo.
Aku sebenarnya tau bahwa engkau tidaklah segagah Achilles pada film Troy, maka itu aku tidak pernah memintamu mengikuti program peng six-pack an tubuh atau kontes L-men. Namun dengan engkau berhenti dan tidak pernah merokok, aku sangat akan memilihmu dari Achilles manapun. Menyuruh kalian berhenti merokok adalah untuk meyakinkan diriku bahwa engkau lebih gagah dari Achilles (karena tentu engkau akan kalah beradu pedang dengan Achilles bukan?).
Aku sebenarnya tau bahwa engkau bukan Pangeran dengan kuda putih yang akan melawan naga demi aku, karena aku pun bukan putri tidurnya, dan maka dari itu aku tidak pernah memintamu melawan preman pasar yang pernah menggodaku waktu lalu, tapi setidaknya, mengertilah tanpa aku harus meminta, saat hujan lebat datang dan dikostku sedang mati lampu, aku hanya dapat mengandalkanmu, maka itu temani aku walau hanya dengan sms dan telepon, karena menurutku, berbincang denganmu adalah melegakan.
Aku sebenarnya tau bahwa engkau bukanlah bayi yang harus diingatkan hal ini dan itu setiap waktunya, tapi mengertilah bahwa aku sangat merisaukanmu, kenapa aku mengingatkanmu makan atau sembahyang, itu karena tepat saat itu, aku baru saja hendak makan atau sembahyang, maka itu saat engkau bertanya kembali atau mengingatkan kembali, aku akan jawab “iyo, sabanta lae yo cuuq”
Aku tau kalian bukanlah Romi Rafael yang pandai menyulap saputangan menjadi bunga, maka itu aku tidak pernah meminta hal hal semacam itu, namun mengertilah bahwa melihat bunga rose di pinggiran jalan itu menggoda hatiku, bahkan meski aku tidak suka bunga, pemberianmu akan menjadi hal yang ku sukai, karena aku sebenarnya hanya sangat ingin menyimpanmu saat itu, setelah malam engkau mengantarku pulang, namun aku tahu kita harus berpisah saat itu.
Aku tau engkau bukanlah Mr. Bean yang dapat membuat aku tertawa terbahak saat sedang bosan, maka itu jangan coba-coba menjadi juru selamat untuk mencoba membuatku tertawa saat itu, karena aku tau engkau tidak mampu sekocak Mr. Bean dan malah hanya akan memperkeruh suasana, yang ku inginkan saat itu hanyalah memastikanmu ada disampingku saat masa-masa sulit meski hanya dengan senyuman menenangkan.
Aku juga tau engkau bukanlah pemuda seperti Edward Cullen yang akan segera datang dengan Volvo saat aku diganggu oleh preman jalanan, namun setidaknya, pastikan aku aman bersamamu saat itu dengan tidak membawaku pulang terlalu larut dan mengantarkanku sampai depan pintu kostku. Aku tau engkau tidak akan bisa seperti mamaku yang dapat menghentikan tangisanku, namun tolong mengerti, saat ku menangis dihadapanmu, aku bukan sedang ingin dihentikan tangisannya, justru aku sangat ingin engkau dihadapanku menampung berapa banyak air mata yang ku punya, atau sekedar melihat apa reaksi engkau melihatku yang –menurutku- akan terlihat jelek saat menangis
Aku tau juga sebenarnya, bahwa engkau tidak akan punya jawaban yang benar atas pertanyaan, “cha kuruih kini yo?”, aku sungguh tau, tapi saat itu aku hanya ingin tau, apa pendapatmu tentang aku yang pagi tadi baru bercermin dan sedang merasa tidak seberisi Dian Sastro.
Aku tau, engkau adalah makhluk bodoh yang tidak peka dan terlalu lugu untuk percaya pada setiap hal yang ku katakan, tapi mengertilah bahwa saat engkau bertanya “lai aman2 c nyo kan?” dan aku jawab “lai, cha elok2 c nyo” itu adalah bahasaku untuk menyatakan keadaanku yang sedang tidak baik namun aku masih menganggapmu adalah malaikat penyelamat yang mampu mengatasi ketidak-baik-baikan ku saat itu tanpa aku beritau, (tentu mestinya engkau sadari jika aku memang benar sedang baik-baik saja aku akan menambahkan perkataan seperti “iyo, cha elok2 c nyo, malah tadi cha di kampus sobok jo dosen nan itu ha….*bla.bla.bla”)
Iya, aku sepertinya tau apa yang engkau pikirkan tentang ku yang begitu merepotkan. Tapi begitulah aku, akan selalu merepotkanmu. Hal ini bukan sesuatu yang aku banggakan, namun inilah bahasaku untuk mempercayakan hati ku padamu, jika engkau bukanlah pemuda yang aku percayakan dan aku butuhkan, tentu saja yang aku repotkan dan persulitkan bukan engkau. Aku makhluk yang amat perasa dan gampang merasa “tidak enak”. Aku enggan merepotkan “orang lain”.
Jika aku merepotkan dan menyusahkan, berarti aku menganggapmu bukanlah orang lain.
Aku tidak senang bermain-main. Maka tolong jaga hati yang ku percayakan ini. Aku mungkin mudah berbesar hati atau “geer”, tapi sekali ku menaruh hatiku pada satu pemuda, butuh waktu yang lebih lama dari menemukan lampu bohlam untuk menghilangkannya (bukan melupakan).
Aku akan sulit menerima hati baru setelah itu, karena aku harus membiasakan diri lagi. Padahal aku sudah terbiasa denganmu, terbiasa melakukan semuanya denganmu. Maka tolong, mengertilah. Karena aku sungguh sangat tau sebenarnya engkau, lelakiku, dapat mengatasi semua tingkah ku yang merepotkan ini.
Dari hati yang terdalam, aku tahu, aku cinta engkau...,lelakiku.
^^
Kamis, 13 Oktober 2011
I love you....
Fly me to the moon and let me play among the stars
Let me see what springs is like on Jupiter and Mars
In other words, hold my hand
In other words, darling, kiss me
Fill my heart with song and let me sing forever more
You are all I long for, all I worship and adore
In other words, please be true
In other words, I love you
For someone
Ya... aku ingin hatimu datang padaku
Aku ingin melangkah ke dalam matamu yang sedih
Tidak bisa.. kau tidak bisa menerima hatiku semudah itu
Tapi kuharap kau membuka hatimu dan menerimaku
Aku bisa merelakan hari-hariku untukmu
Tidakkah kau tahu yang paling berharga hanya dirimu?
Seluruh cintaku akan menjadi bintang
yang akan melindungimu di sisimu
Aku ingin terlelap bersamamu di malam yang sejuk
Tidak banyak yang kumiliki
tapi akan kuserahkan semuanya untukmu
Tolong terimalah cinta dan sedikit mimpiku
Selasa, 11 Oktober 2011
Pengeringan Dalam Pengawetan Makanan
Penyimpan dan pengawetan makanan yang baik berarti:
1. Makanan akan bertahan lebih lama
2. Makanan akan mempertahankan lebih banyak vitamin dan mineralnya
3. Makanan tersedia untuk dimakan sepanjang tahun
4. Lebih sedikit makanan yang membusuk
Mikro organisme menyukai tempat yang lembab atau basah mengandung air. Jadi teknik pengeringan membuat makanan menjadi kering dengan kadar air serendah mungkin dengan cara dijemur, dioven, dipanaskan, dan sebagainya. Semakin banyak kadar air pada makanan, maka akan menjadi mudah proses pembusukan makanan
Pengeringan ialah suatu cara/proses untuk mengeluarkan atau menghilangkan sebagian air dari suatu bahan , dengan cara menguapkan sebagian besar air yang dikandungnya dengan menggunakan energi panas. Biasanya kandungan air bahan dikurangi sampai batas dimana mikroba tidak dapat tumbuh lagi di dalamnya. Pengeringan dapat pula diartikan sebagai suatu penerapan panas dalam kondisi terkendali , untuk mengeluarkan sebagian besar air dalam bahan pangan melalui evaporasi (pada pengeringan umum) dan sublimasi (pada pengeringan beku.
Pengeringan baik parsial maupun penuh tidak membunuh semua mikroba yang ada dalam bahan pangan yang dikeringkan. Pengeringan ternyata dapat mengawetkan mikroba, seperti halnya mengawetkan bahan pangan. Selain itu, produk pangan kering umumnya tidak steril. Oleh karena itu, meskipun bakteri tidak dapat tumbuh pada makanan kering, tetapi jika makanan tersebut dibasahkan kembali, maka pertumbuhan mikroba akan kembali terjadi, kecuali jika makanan tersebut segera dikonsumsi atau segera disimpan pada suhu rendah.
Proses pengeringan
Proses pengeringan merupakan proses perpindahan panas dari sebuah permukaan benda sehingga kandungan air pada permukaan benda berkurang. Perpindahan panas dapat terjadi karena adanya perbedaan tempratur yang signifikan antara dua permukaan. Perbedaan tempratur ini ditimbulkan oleh adanya aliran udara panas diatas permukaan benda yang akan dikeringkan yang mempunyai tempratur lebih dingin.
Aliran udara panas merupakan fluida kerja bagi sistem pengeringan ini. Komponen aliran udara yang mempengaruhi proses pengeringan adalah kecepatan, tempratur, tekanan dan kelembaban relatif. Proses pengeringan sebuah produk makanan membutuhkan waktu untuk mendapatkan produk kering yang diinginkan, bila berat sebuah produk di perhitungkan sebagai fungsi waktu maka akan diperoleh bentuk grafik sebagai berikut :
Dan gambar diatas dapat dijelaskan bahwa proses 1 ke 2 memperlihatkan pada proses awal aliran udara panas dapat menguapkan sejumlah air dalam produk makanan sebanding lurus dengan bertambahnya waktu pemanasan. Sedangkan pada proses 2 ke 3 dengan bertambahnya waktu kapasitas proses penguapan air malah berjkurang disebabkan oleh telah menurunnya tempratur aliran udara panas dan naiknya kelembaban relative udara sehingga udara panas menjadi jenuh dan tidak mampu lagi menguapkan air. Untuk alas an inilah proses pengeringan dengan aliran udara panas ini harus disediakan udara dalam jumlah besar agar kualitas produk makanan yang akan dikeringkan sesuai dengan yang ditetapkan.
Ada 2 istilah yang dipakai untuk pengeringan yaitu:
· Drying : suatu proses kehilangan air yang disebabkan oleh daya atau kekuatan alam, misalnya matahari (dijemur) dan angin (diangin-anginkan
· Dehydration (dehidrasi) : suatu proses pengeringan dengan panas buatan, dengan menggunakan peralatan/alat-alat pengering
Tujuan pengeringan bahan pangan yaitu :
1. Mengurangi risiko kerusakan karena kegiatan mikroba. Mikroba memerlukan air untuk pertumbuhannya. Bila kadar air bahan berkurang, maka aktivitas mikroba dihambat atau dimatikan.
2. Menghemat ruang penyimpanan atau pengangkutan. Umumnya bahan pangan mengandung air dalam jumlah yang tinggi, maka hilangnya air akan sangat mengurangi berat dan volume bahan tersebut.
3. Untuk mendapatkan produk yang lebih sesuai dengn penggunaannya. Misalnya kopi instant.
4. Untuk mempertahankan nutrien yang berguna yang terkandung dalam bahan pangan misalnya mineral, vitamin, dsb
Keuntungan pengawetan dengan cara pengeringan :
1. Bahan lebih awet
2. Volume dan berat berkurang, sehingga biaya lebih rendah untuk pengemasan, pengangkutan, dan penyimpanan
3. Penganekaragaman pangan, misalnya makanan ringan /camilan
Kerugian pengawetan dengan cara pengeringan :
1. Sifat asal dari bahan yang dikeringkan dapat berubah, misalnya bentuknya, sifat fisik dan kimianya, penurunan mutu, dll
2. Beberapa bahan kering perlu pekerjaan tambahan sebelum dipakai, misalnya harus dibasahkan kembali (rehidrasi) sebelum digunakan
Proses pengeringan dapat dilakukan dengan cara
-Pemanasan langsung
-Freeze drying yaitu pembekuan disusul dengan pengeringan. Pada proses ini
terjadi sublimasi, terutama untuk bahan yang sensitif terhadap panas.
Keuntungan freeze drying :
volume bahan tidak berubah, daya rehidrasi tinggi, menyerupai bahan asal
Prinsip-prinsip pengeringan
Prinsip pengeringan : menghambat pertumbuhan mikroba dengan mengurangi kadar air.
Jika kita mengeringkan sesuatu bahan pangan, ada 2 masalah pokok yang teribat di dalamnya, yaitu :
1. Hantaran panas kepada bahan dan di dalam bahan yang dikeringkan,
2. Penguapan air dari dalam bahan
Kedua hal di atas menentukan kecepatan pengeringan
Hantaran panas ditentukan oleh : macam dan jenis sumber panas, konsistensi bahan, sifat bahan yang dikeringkan, udara sebagai media pemanas. Penguapan air dari dalam bahan tergantung dari banyak faktor sekeliling bahan yaitu : suhu, kelembaban, kecepatan aliran air, tekanan udara, serta waktu pengeringan
Faktor-faktor yang mempengaruhi pengeringan:
· Luas permukaan bahan
· Suhu pengeringan
· Aliran udara
· Tekanan uap di udara
Peranan udara dalam proses pengeringan:
· Tempat pelepasan dan penampungan uap air yang keluar dari bahan
· Penghantar panas ke bahan yang dikeringka
Cara pengeringan bagaimanakah yang digunakan dalam pangan :
Bahan pangan dapat dikeringkan dengan cara, yaitu menggunakan panas alami dari sinar matahari, caranya dengan dijemur (sun drying) ataundiangin-anginkan , Buatan (artificial drying), yaitu menggunakan panas selain sinar matahari, dilakukan dalam suatu alat pengering
Pengeringan dengan sinar matahari :
Pengeringan dengan sinar matahari merupakan jenis pengeringan tertua, dan hingga saat ini termasuk cara pengeringan yang populer di kalangan petani terutama di daerah tropis. Teknik pengeringan dilakukan secara langsung maupun tidak langsung (dikeringanginkan), dengan rak-rak maupun lantai semen atau tanah serta penampung bahan lainnya.
Pengeringan dengan pemanas buatan
Pengeringan dengan pemanas buatan mempunyai beberapa tipe alat dimana pindah panas berlangsung secara konduksi atau konveksi, meskipun beberapa dapat pula dengan cara radiasi. Alat pengering dengan pindah panas secara konveksi pada umumnya menggunakan udara panas yang dialirkan, sehingga energi panas merata ke seluruh bahan. Alat pengering dengan pindah panas secara konduksi pada umumnya menggunakan permukaan padat sebagai penghantar panasnya.
Contoh model pengering buatan dengan menggunakan proses konduksi yaitu :
1. Drum drier
Drum menpunyai konstruksi sedemikian rupa sehingga dapat dimasukkan uap panas ke dalamnya. Saat drum berputar maka proses pengeringan yang dilakukan pada drum ini merupakan proses pengeringan lapis batas dimana produk akan bersinggungan dengan pemukaan panas dan menempel pada drum sehingga dapat terangkut mengikuti putaran drum.
Beberapa contoh model pengering buatan dengan menggunakan proses konveksi yaitu :
· Tray drier
Pada model ini, produk ditempatkan pada setiap rak yang tersusun sedemikian rupa agar dapat dikeringkan dengan sempurna.
· Tunnel drier
Pada model ini produk yang akan dikeringkan ditempatkan pada sebuah rak yang tersusun sedemikian rupa dan susunan rak ini ditempatkan diatas sebuah kereta dorong sehingga mempermudah pemasukan dan pengeluarannya.
· Belt drier
Model pengering ini menggunakan penghantar serbuk yang bergerak secara kontinu membawa produk yang akan dikeringkan
Keuntungan dan kerugian pengeringan dengan sinar matahari:
Keuntungan pengeringan dengan sinar matahari: energi panas murah dan berlimpah
tidak memerlukan peralatan yng mahal, tenaga kerja tidak perlu mempunyai keahlian tertentu.
Kerugian pengeringan dengan sinar matahari: tergantung dari cuaca jumlah panas matahari tidak tetap, kenaikan suhu tidak dapat diatur, sehingga waktu penjemuran tidak dapat ditentukan dengan tepat, kebersihan sukar untuk diawasi
Keuntungan dan kerugian pengeringan buatan
Keuntungan pengeringan buatan: suhu dan aliran udara dapat diatur, waktu pengeringan dapat ditentukan dengan tepat, kebersihan dapat diawasi
Kerugian pengeringan buatan: memerlukan panas selain sinar matahari berupa bahan bakar, sehingga biaya pengeringan menjadi mahal memerlukan peralatan yang relatif mahal harganya, memerlukan tenaga kerja dengan keahlian tertentu
Bahan Pangan Apakah yang Dapat Diawetkan dengan Cara Pengeringan?
Bahan pangan yang diawetkan dengan cara pengeringan misalnya
Buah-buahan : kismis, kurma, pisang, kesemek, apel, salak
Sayur-sayuran : jamur, kentang (untuk dibuat keripik), sawi asin, wortel , bawang daun.
Umbi-umbian : singkong , ubi jalar
Serta beberapa jenis ikan, yang mana dalam proses pengawetannya adalah penggaraman dan dilanjutkan dengan pengeringan.
Langganan:
Postingan (Atom)
